1. Bila suatu kawat penghantar dililitkan pada inti besi,
lalu didekatnya digerak-gerakkan sebuah magnet, maka akan timbul energi listrik
pada kawat tersebut (jarum milivoltmeter bergerak).ini merupakan prinsip kerja
dari....,
- Alternator
- Baterai
- Sistem pengisian
- sistem starter
- Rectifier
2.
Berikut adalah sistem yang berfungsi untuk memproduksi
listerik dan untuk menyupli kebutuhan kelistrikan pada sepeda motor
a.
Sitem starter
b.
Sistem pelumasan
c.
Sistem kelisterikan
d.
Sistem bahan bakar
e.
Charging system
3.
Berikut adalah merupakan komponen dari sistem pengisian
pada sepeda motor,kecuali..
a.
Alternator
b.
Baterai
c.
Saklar
d.
Regulator
e.
Rectifier
4.
Pada sistem pengisian komponen yang berfungsi mengubah energi mekanik
menjadi energi listerik adalah
a.
Alternator
a.
Baterai
b.
Saklar
c.
Regulator
d.
Rectifier
5.
Pada baterai terdapat lubang ventilasi (elbow) yang
berfungsi untuk
a.
Mengalirkan uap pada saat sistem pengisian baterai
berlangsung
b.
Membuang kotoran baterai
c.
Mengalirkan uap dari elektrolit baterai
d.
Mengalirkan uap dari terminal baterai
e.
Mengisi arus listrik
6.
pembangkit arus listrik AC pada mesin sepeda motor adalah
a.
Alternator
b.
Baterai
c.
Generator
d.
Insolator
e.
regulator
7.
Yang
mempengaruhi besar kecilnya tegangan induksi pada alternator adalah
a.
Kecepatan bergeraknya magnit
b.
Besar/kuatnya medan magnit
c.
Besar/jumlahnya gulungan dari kumparan
d.
a,b,c benar semua
e.
arah putaran magnet
8.
Yang
merupakan fungsi dari Regulator adalah
- Mencegah arus balik dari baterai ke alternator d. Menyimpan arus listerik
- Merubah arus DC menjadi AC e. Membagi arus listerik
- Mengatur tegangan listerik yang keluar dari alternator
9.
Pada
alternator bagian yang mengandung magnit dan berputar di antara kumparan
atau lilitan disebut…….
a.
Stator
b.
Condensator
c.
Rotor
d.
Kapasitor
e.
Motor
10.
Pengontrol arus pengisian
ke baterai sesuai dengan kondisi baterai dilakukan oleh komponen sitem
pengisian yang disebut dengan……
a.
Alternator
b.
Baterai
c.
Saklar
d.
Regulator
e.
Rectifier
a.
Alternator
11.
Komponen alternator pada sepeda motor yang ditunjukan oleh no 2
dan 7 adalah.....
a.
Flywheel rotor
Flywheel rotor
b.
Stator
d.
Stator plate
e.
Carging coil
12.
Apakah nama komponen yang tampak pada gambar?
b.
Baterai
c.
Saklar
d.
startor
e.
Regulator/rectifier
13.
Bagian dari alternator yang berputar bersamaan dengan
putaran merin disebut dengan
a.
Flywheel rotor
b.
Stator
c.
contact breaker
d.
Stator plate
e.
Carging coil
14. Proses pengisian adalah proses aliran arus
listrik sebagai berikut :
a.
Rectifier → alternator → accu
b.
Alternator → rectifier→ accu
c.
Alternator→ accu→ rectifier
d.
Accu→ rectifier→ alternator
e.
Regulator → alternator → accu
15.
Berikut adalah merupakan persyaratan yang harus dimiliki
oleh sistem pengisian,kecuali...
a.
Sistem pengisian harus bisa mengisi (menyuplai) listrik
denganbaik pada berbagai tingkat/kondisi putaran mesin.
b.
Sistem pengisian harus mampu mengatur tegangan listrik
yang dihasilkan
c.
Jumkah tegangan yang dihasilkan harus sesuai dengan
tegangan yang dibutuhkan /diperlukan untuk sistem
d.
Pengisian kelistrikan sepeda motor tidak berlebih
(overcharging)
e.
Tegangan yang dihasilkan harus mengalami mengalami
perubahan berdasarkan putaran mesin
16.
Generator yang dipakai pada sistem pengisian sepeda motor
dibedakan menjadi dua,yaitu….
a. Generator DC dan
generator AC
b. Generator DC dan
generator searah
c. Generator bolak - balik
dan generator AC
d. Generator kumparan dan generator AC
e. Generator DC dan
generator kumparan
17.
Terdapat dua jenis kumparan dalam stator,yaitu
a. seri field coil dan shunt field coil
b. self starter dynamo dan seri field coil
c. self starter dynamo dan shunt field coil
d. kumparan DC dan
kumparan AC
e. seri field coil dan kumparan AC
18.
Kemungkinan penyebab pengisian tidak setabil adalahsebagai
berikut,kecuali.
a. Rangkaian kabel system
pengisian ada yang longgar atau korslet
b. Bagian dalam
generator(alternator) korslet
c. Regulator/retifier
rusak
d. Sekering putus
e. Hubungan massa (ground)
regulator/rectifier kurang bagus / kendor
19.
Salah satu penyebab system pengisian berlebihan adalah…..
a.
Hubungan massa (ground) regulator/rectifier kurang bagus/kendor
b. Rangkaian kabel system
pengisian ada yang longgar atau korslet
c. Bagian dalam
generator(alternator) korslet
d. Solenoid rusak
e. Sekering putus
20.
Berikut adalah penyebab Pengisian dibawah spesifikasi (ketentuan),kecuali…
a.
Kabel tidak terawat atau rangkaian terbuka atau sambungan
terminal lepas
b.
Kumpaan stator dalam generator korslet
c.
Regulator/rectifier rusak
d.
Plat-plat sel baterai rusak atau elektrolitnya kurang
e.
Berat jenis baterai 1,26
21.
Langkah pemeriksaan penyebab dari tegangan baterai cepat menurun
adalah…..
a. Periksa kelengkapan
yang membutuhkan tenaga listrik
b. Periksa kebocoran arus
c. Periksa tegangan
pengisian
d. Pemeriksaan kotak baterai
e.
Periksa regulator
22.
Berikut adalah merupakan langkah langkah pemeriksaan system
pengisian
23.
Gambar di samping adalah pengukuran….
a. Tegangan baterai
b. Tegangan pengisian
c. Arus pengisian
d. Kebocoran arus listrik
24.
Gambar di samping adalah pengukuran….
a. Tegangan baterai
b. Tegangan pengisian
c. Arus pengisian
d. Kebocoran arus listrik
e.
Tahanan baterai
25. Gambar di samping adalah pengukuran….
b. Tegangan pengisian
d. Berat jenis elektrolit
e. Tahanan baterai
26. Berikut adalah langkah Pemeriksaan Kebocoran Arus
(Leak Test),kecuali
a.
Matikan kunci kontak,
b.
Kemudian lepaskan kabel
(-) dari battery.
c.
Hubungkan amperemeter secara seri.
d.
Dengan posisi kunci kontak on,
e.
Periksalah kebocoran
arus.
27.
Kebocoran arus yang diperbolehkan adalah....
a.
0,1 mA
b.
1 mA
c.
2 mA
d.
0,5 Am
e. 1 mm
28.
Alat yang
digunakan untuk memeriksa kebocoran arus pada baterai adalah…
a. Amper meter
b. Voll meter
c. Hidrometer
d. Tacometer
e. Barometer
29. Berapakah
tegangan pengisian Standard :
a.
14 – 15 Volt pada 1000 rpm
b.
14 – 15 Volt pada 5000 rpm
c.
11 – 12 Volt pada 5000 rpm
d.
14 – 15 Volt pada 2000 rpm
e.
13 – 14 Volt pada 1000 rpm
30.
Berikut adalah tindakan keselamatan kerja saat menguji
baterai ,kecuali….
a. Berhati – hati terhadap
larutan asam sulfat jangan smpai terkena pakaian ,kulit maupun kendaraan
b. Memutuskan hubungan
kabel baterai sat memperbaiki rangkain kelisterikan
c. Melepas kabel positif
terlebih dahulu saat pelepasan baterai supaya tidak terjadi hubungan singkat
d. Jangan menyalakan korek
atau merokok dilokasi pengisian baterai
e. Perhatikan terminal
baterai saat pemasangan
31.
Alat yang digunakan untuk memeriksa berat jenis
elektrolit baterai adalah…
a. Amper meter
b. Voll meter
c. Hidrometer
d. Tacometer
e. Barometer
32.
Berikut adalah tujuan pengukuran berat jenis baterai
a. Bertujuan untuk
mengetahui kapasitas cairan elektrolit baterai
b. Bertujuan untuk
mengetahui kapasitas baterai yang hilang(sudah terpakai)
c. Bertujuan untuk mengetahui
besar tegangan baterai
d. Bertujuan untuk
mengetahui tahanan baterai
e. Bertujuan untuk
mengetahui kondisi dari elemen baterai
33.
Apakah penyebab terjadinya kebocoran arus listrik yang melebihi
dari yang diijinkan?
a. Tegangan baterai yang
terlau besar
b. Kapasitas baterai tidak
sesuai dengan spesifikasi dari pabrik
c. Adanya hubungan pendek
pada penghantar
d. Adanya penghantar yang
mengalami open sikuit
e. Adanya tahanan yang
terlalu besar pada penghantar
34.
Tindakan yang dilakukan jika kebocoran arus berlebihan adalah
a.
Periksa bagian yang terjadi konslet pada sistim sirkuit,
dengan cara melepas konektor satu persatu, sambil memeriksa fungsi arusnya
b.
Periksa bagian yang terjadi open sirkuit pada sistim
sirkuit, dengan cara melepas konektor satu persatu, sambil memeriksa fungsi
arusnya
c.
Periksa bagian yang terjadi tahanan membesar pada sistim
sirkuit, dengan cara melepas konektor satu persatu, sambil memeriksa fungsi
arusnya
d.
Periksa tegangan baterai pada sistim sirkuit, dengan cara
melepas konektor satu persatu, sambil memeriksa teganganya
e.
Periksa bagian yang terputus pada sistim sirkuit, dengan
cara melepas konektor satu persatu, sambil memeriksa fungsi arusnya
35.
Alat yang digunakan untuk memeriksa stator coil adalah…
a. Ampermeter
b. Volt meter
c. Ohmmeter
d. Hydrometer
e. Barometer
36.
Berikut adalah cara memeriksa kumparan stator (kumparan
pengisian)
a. Dengan menggunakan multimeter (skala ohmmeter) mengukur
tahanan koil/kumparan pengisian (charging coil) dengan massa
b. Dengan menggunakan ampermeter mengukur koil/kumparan
pengisian (charging coil) dengan massa
c. Dengan menggunakan Volt meter mengukur tegangan koil/kumparan pengisian (charging
coil) dengan massa
d. Dengan menggunakan multimeter (skala ohmmeter) mengukurtegangan koil/kumparan pengisian (charging coil)
dengan massa
e. Dengan menggunakan ampermeter mengukur arus koil/kumparan pengisian (charging coil)
dengan massa
37.
Tindakan yang dilakukan jika hasil pengukuran kumparan stator
(kumparan pengisian) jauh dari standar adalah….
a. Ganti
kumparan stator alternator d.Menaikan
tegangan baterai
b. Memberikan
tahanan yang lebih agar e.Memberikan
sekering agar arus bias dibatasi
arus
juga naik
c. Mengurangi
jumlah kumparan
38.
Apa efek yang akan ditimbulkan jika sistem pengisian pada sepeda
motor tidak dapat berfungsi dengan baik adalah .....
a. Baterai akan lebih awet
b. Baterai kapasitasnya
bertambah
c. Baterai mengalami
pengosongan
d. Baterai teganganya
setabil
e. Arus baterai lebih baik
39.
Berikut adalah menunjukan
baterai bisa dikatakan dalam keadaan baik,kecuali....
a. Perbedaan berat jenis
elektrolit antara sel kurang dari 0.040
b. Berat jenis elektrolit
dalam londisi penuh adalah 1.26
c. Kotak baterai mengembang
sehingga kapasitasnya lebih
d. Kapasitas cairan
elektrolit bada batas upper level dan lower level
e. Tegangan baterai 12V
40.
Sistem pengisian phase tunggal dengan rectifier setengah
gelombang memakai berapa buah diode……
a. 1 diode
b. 2 diode
c. 3 diode
d. 4 diode
e.
5 diode

Tidak ada komentar:
Posting Komentar